Kamis, 19 Februari 2015

#FlashFiction : Unspoken

     Aku berjalan dengan tergesa-gesa dengan mata berbinar. Ada sesuatu yang harus segera kuceritakan pada Savana, sesuatu yang menggembirakan. Sudah lama aku ingin memberitahunya tentang hal ini, namun aku putuskan untuk memberitahunya sekarang karena hal ini sudah mencapai puncaknya.

       Aku menemukannya sedang asyik membaca buku, Unfinished War. Ia memang senang membaca buku-buku tebal bergenre semacam itu (begitulah biasanya aku menyebutnya). Aku langsung memanggilnya dengan riang.

       "Savana! Savana!"

       Perempuan berkerudung putih itu langsung melihat ke arahku. Aku kira, dia akan menyambutku dengan wajah cerianya. Namun, kali ini ada yang berbeda dari wajahnya.

        "Apa, Fik?" 
        Aku langsung duduk disebelahnya.
        "Kau tahu, sudah lama aku menyukai seseorang ..." aku mulai bercerita.
        Wajahnya terlihat tambah aneh. Seperti lesu. 
        "Kau tahu? Dia juga menyukai ..."
        "Aku tahu, Fik. Aku tahu," katanya lemah. Tatapan matanya kosong. Dia tidak memandangku sama sekali.
       "Hei, Savana! Ada apa? Apa kau sakit?"

       "Masih mencemaskanku? Kau sudah punya wanita lain, kan? Aku turut bahagia mendengarnya Fik. Itu berita yang sangat bagus, aku senang. Wanita itu adalah wanita baik-baik. Berbahagialah dengannya. Jangan cemaskan aku lagi, ya! Wanitamu akan cemburu padaku, lho!" katanya panjang lebar, dan kemudian tersenyum. Dia membereskan buku-bukunya, lalu berdiri membelakangiku.

       "Seharusnya aku sudah tahu kalau aku ini hanya sebatas teman biasa, kan?" katanya pelan, lalu tertawa keras. "Ada yang lebih baik." tatapan matanya menuju pada seseorang.

        Aku memandangnya dalam diam, tidak percaya.
        Jadi selama ini?

        "Savana, kau, aku, ehh, berbohong, maaf, tapi-"
        "Semoga bahagia, Fik, Aku ada jika kau membutuhkanku." katanya. "Diantara buku-buku tebal bergenre semacam-itu. Sampai jumpa, Fik!" dia berlari sambil tertawa.

        Namun air matanya terlihat jelas sedang ditahannya.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hai hai hai, gimana flash fictionnya? Gaje? YAIYA DONG HAHAHHA NAMANYA JUGA NGASAL. Lagi kepengen posting di blog tapi pengen posting cerita, karena males mikir jadinya bikin flash fiction deh :D. Mohon kritik dan sarannya yaa, kalau aneh maaf, sesuai yang bikin sih #eh.

(Karena sekian sudah terlalu mainstream)
SEKAIN, YAA!


Minggu, 15 Februari 2015

Saat-Saat Dimana Memori Masa Kecil Memaksamu Menangis

Hai, udah lama gak update ya? Biarin ah, males. Huehehhe. Tapi pokoknya aku usahain seminggu sekali bikin postingan deh, soalnya ini kan udah tahun 2015, harusnya lebih produktif dong yaa! Walaupun pengunjung blog ini hampir ga ada (atau jangan-jangan emang ga ada?), tapi peduli amat. This is my personal blog.

Well, sebenarnya, dari judul postingan ini keliatannya cengeng banget ya? Hehehe. Tapi mau gimana lagi, akhir-akhir ini entah mengapa aku selalu aja mood-nya itu berubah-ubah. Kadang bersemangat. Kadang ga punya motivasi sama sekali. Kaya sekarang aja, entah kenapa aku merasa tertekan. Dengan tugas yang belum selesai lah, pekerjaan rumah lah, buku baru yang menguras air mata sekali (Btw, aku kemarin baru aja beli bukunya Mitch Albom yang judulnya For One More Day yang sinopsisnya aja udah bikin idung merah), dan tertekan dengan kenyataan bahwa ... Besok Hari Senin.

Aku gatau, kenapa jadi takut sama hari Senin. Padahal dulu tuh, seneng banget sama hari Senin, masuk sekolah, ketemu temen-temen, belajar. Sekarang, aku males banget masuk sekolah, belajar, bukan karena males hoream, tapi entah mengapa ... karena perasaan tertekan. Padahal sekolah enggak berubah tuh, masih sama ramenya, masih sama serunya, tapi entah mengapa gak seneng aja gitu pengennya libur, dan setiap hari pengennya kaya Harun, menanyakan, "Kapan Kita Libur Wahai Ibunda Guru?" tapi ga aku tanya-tanyain karena emang masih lama.

Padahal kurang apa coba ya. Liburnya 2 hari. Masuknya 5 hari, walaupun sampai sore. Guru-gurunya baik gak ketulungan, banyak acara seru di sekolah.

Tapi rasanya pengen cepet-cepet pulang begitu bel. Aku enggak betah.

Lalu, pas pulang, karena aku tinggal di perumahan baru jadi banyak anak kecilnya. Dan anak kecil itu saat sore mereka bergerombol, bermain bersama, ketawa, marahan, bersenang-senang, keliatan habis mandinya teh.

Gatau kenapa aku ngeliatnya bikin dada sesak aja, mikirnya, Aku dulu juga gitu. Aku dulu juga seneng. Sekarang kenapa enggak? Kenapa mereka yang seneng waktu sore? Kenapa aku terpuruk gini? Kenapa aku enggak kaya mereka?

Lalu aku ingat, duluuu aku juga sama kaya anak kecil itu. Lebih bahagia malah. Temannya lebih banyak. Permainannya lebih beragam. Udah lahya, itu kan masa kecil udah kelewat. Tapi ...

Aku ngerasa kaya pengen balik ke masa kecil.
Saat aku bangun pagi, bersemangat sekolah, berangkat.
Saat sekolah pulangnya siang, terus pas pulang langsung tidur.
Sorenya kebangun, langsung mandi, terus main.
Sabtu Minggunya libur, bisa main sepuasnya.

Kalau dipikir-pikir aku juga bisa kaya gitu kok sekarang. Tapi entah kenapa rasanya beda. Rasanya enggak sama. Rasanya semakin kesini makin terpuruk aja.

Aku pikir mungkin aku terlalu tertekan, kecapean karena enggak disiplin tugas dan itu semua bikin badmood, sampai aku akhirnya cuman bisa lari ke memori masa kecil yang lebih menyenangkan.

Tapi aku pikir, toh banyak kok yang seumur aku juga mengalami hal yang sama, bahkan mungkin mereka malah lebih parah karena masa kecilnya tidak bahagia. Harusnya aku bersyukur kan, punya masa kecil bahagia, dan harusnya aku kenang baik kan bukan aku tangisi? Dan aku juga pengen kan nanti kalau udah besar, masa-masa SMP tuh aku mengenang dengan bangga karena aku banyak mengukir prestasi di masa ini.

Ini semua pilihannya kan; kau memiliki masa kecil yang bahagia. Dan untuk kedepannya, masa sekaranglah penentu apakah akan sebahagia masa kecil atau mungkin lebih dari bahagia, tapi membanggakan?

Jadi aku memutuskan untuk tidak menangisi lagi kebahagiaan masa lalu.

Jumat, 19 Desember 2014

BADMOOD.

Assalamualaikum semuanyaa. Akhirnya bisa bikin postingan baru di blog yang udah lama engga aku gubris ini hahaha. Sebenarnya, alasannya sederhana nan klasik: sibuk. Beneran deh, suwer! Akhir-akhir ini sibuk terus dan masalahnya aku gatahu sibuk ngapain. Pokoknya baru aja mau nyantai dikit tiba-tiba ah tugas ini belum! tugas itu belum! padahal mah udah. Yang lebih bikin kesel lagi itu ketika kita mau nyantai karena tugas udah semua tapi pas nyantai itu enggak kerasa nyantainya, tiap baru duduk dikit pasti selalu ga nyaman, di pikiran tuh adanya tugas buat besok apalagi ya yang belum ... dan ternyata pas besoknya baru keinget ah ini belum kenapa coba enggak inget-inget dari kemarin malah bengong gaje gitu. 

Selain itu, karena pengaruh tugas ini yang lain jadi kena imbas. Di kelas kalau ada yang belum siap dikit pasti udah langsung teriak aja ngomel. Terus entah kenapa ngerasa kaya kerja sendiri gitu, padahal kan pas aku lagi ngerjain kegiatan A aku ngeliatnya yang lain malah pada asyik ngobrol dan tidak-menganggap-aku-ada padahal mereka lagi ngerjain kegiatan B. Jadi kaya berprasangka buruk gitu lah nganggep kerja sendiri padahal mah jelas-jelas aku tahu mereka lagi kerja. Terus di rumah, yah jadi betean aja, pulang-pulang dari sekolah itu membawa oleh-oleh ke rumah berupa segudang umpatan yang masalahnya gak tahu untuk siapa umpatan-umpatan itu, pokoknya banyak orang yang salah aja. Yang akhirnya bikin aku malas ngerjain tugas dan besoknya di sekolah pusing sendiri deh. Pokoknya badmoodnya udah stadium akhir, mau dihibur dengan jalan atau nonton atau keketawaan atau bahkan baca buku sambil internetan aja gak mempengaruhi rasa badmood itu. Satu-satunya penghibur itu cuman tenang tia sebentar lagi bagi rapot habis itu you'll be free alias liburan. Kalau sekiranya enggak lagi mendekati liburan ... ah makin stress aja.

Sebenarnya sampai sekarang masih sih muehehehe cuman karena udah libur jadi sedikit terobatilah badmoodnya. Pagi-pagi tadi ada insiden yang menurutku besar: struk belanja yang buat pancake itu kebuang sama ibu. Aku langsung manyun dong dan marah-marah, tapi marahnya dalam hati hahaha. Terus akhirnya aku cuman diem manyun pas bersih-bersih rumah, udah gitu mandi (eh sebelum bersih-bersih mandi dulu deng) terus pergi ke sekolah buat ngembaliin rapot kelas 7 dulu (sekalian mau ngembaliin kunci kantor sekolah yang sama aku ga sengaja ... kebawa pulang -_- ). Pas keluar rumah menghirup udara segar ... Ya agak mendinganlah badmoodnya hehe, terus aku jalan ke rumah Fira (ceritanya ke sekolahnya mau bareng) tapi taunya dia udah ngembaliin rapot duluan dan lagi asik-asik selonjoran sambil nonton tv.

Badmood lagi deh.

Akhirnya, pagi ini, aku jalan dari rumah ke sekolah sendirian dengan membawa segudang umpatan yang lagi-lagi gak tahu buat siapa semua umpatan-umpatan itu. Pas sampai di sekolah aku kasih rapot ke bu ima kan, pas-pasan bareng Denissa dan Daffa. Aku aja gatahu kenapa aku bisa barengan gitu bareng mereka berdua padahal gapada janjian. Ya sudahlah, toh ngapain coba ngebahas ini? (sugan)

Habis itu pulang lagi aja tapi sebelumnya ngobrol bentar sama Daffa tentang yang nonton itu jadi ga terus aku jawab aja engga, orang lagi badmood gini (tentunya masalah badmood ga diceritain ke Daffa). Begitu nyampe rumah tiba-tiba Syahmi, anak kecil yang ngegemesin itu main ke rumah hahaha. Ya udah aku ajak main aja, sampai siang mainnya. Terus pas siang Syahmi pulang aja.

Pas lagi bengong gaje, aku mikir aja aku butuh hiburan. Tapi apa? Hobi aku aja enggak bisa ngembaliin mood aku. Mau biasanya aku semangat diajak jalan kemanapun sekarang nolak. Selera makan mengurang. Pengennya tuh ngehapus semua masalah, terus kalau aja otak aku kaya komputer pengen banget klik kanan terus klik refresh berkali-kali sampai tenang. Nah, masalahnya, kan ga bisa neng. mikir atuh.

Tapi, setelah dipikir-pikir, bukan masalahnya yang dihapus atau otak yang harus dijadiin kaya komputer, tapi adalah bagaimana caranya menemukan apa yang menjadi penyebab dari semua kebadmoodan ini dan cara-cara kaya gimana yang bisa bikin ngebalikin mood.

Iya, yang kaya gimana?

Ada yang tahu?

Rabu, 10 Desember 2014

Dari UAS.

Assalamualaikum halo semuanyaaa.

Udah lama ga posting apapun diblog ini HUAHAHAHA maap. Biasa, sibuk #tsah. Eh, tapi betulan sibuk lho, soalnya baru aja kelar UAS. Jadi, kemaren-kemaren itu aku sibuk untuk namatin baca Sherlock Holmes belajar karena bentar lagi UAS, tetapi ternyata belajarnya ga terlalu maksimal sih soalnya kepotong waktu sama kelieuran gegara OSIS (sebenarnya ga ngelieurin sih cuman kan yaahhh namanya juga pengalaman pertama *ngeles*), terus belum sibuk bikin proposal yang telat deadline HEHE. Intinya mah ya gitu aja yaa, aku jarang ngeposting tulisan karena aku sibuk.

Oke, aku mau ngomongin UAS aja ahh. Sebenarnya pas 2 hari sebelum UAS kan Sabtu sama Minggu, aku libur tuh. Seharusnya sih dipake buat belajar ya tapi karena pengen refreshing malah ikut ibu pergi ke Tasik hehehe. Akhirnya ga belajar aja, soalnya nganggep ujian untuk hari Senin itu mudah, cuman PAI sama Bahasa Indonesia doang. Taunya eh taunya … Nilainya eh nilainya … Mengecewakan sekali. Hehehe.


Yah udahlah nilai jelek ga usah dibahas, mau ditangisin 7 hari 7 malam juga nilainya kalau jelek tetap aja jelek, gabisa ngubah nilai 58 jadi 85. Apalagi sekarang selama nilainya ga dibawah 50 mah gausah di remedial, jadi aman-aman aja :D *pikiran SANGAT jangan ditiru.*

Oh iya, untuk melepas penat karena UAS, rencana kelas 8 bakalan mau nobar lagi HOREE. Tapi nobarnya abis mabit sih, hari Senin *sengaja biar tiketnya lebih murah* *ah naon*. Ceritanya mau nonton film Doraemon yang Stand By Me. Tahu kan? Ah kalau sampai ga tahu parah nih *abaikan*. Walaupun awalnya ikhwan ga setuju karena nonton kartun, tapi pas aku bujuk (baca: paksa) mereka, akhirnya pada mau deh. 

Ya udah segini dulu postingannya, maaf kalau geje sekali dan pendek. Muehehehe. 

Minggu, 02 November 2014

REVIEW FILM : THE MAZE RUNNER


Assalamualaikum semua~

Kemarin, pas bikin mading, aku nge-review tentang film The Maze Runner. Kayaknya, film-film remaja yang diadaptasi dari novel-novel best seller bergenre young-adult lagi ngetren ya? Soalnya banyak banget, mulai dari The Hunger Games, Divergent, Ender's Game, The Fault in Our Stars, dll. Hal ini membuat sebagian orang malah jadi males dan bosen. Kalau aku sih, seneng-seneng aja selama filmnya rame dan pemain cowoknya cakep #eh :D

Bercanda deh, tapi menurutku kalau pemain cowoknya cakep tapi aktingnya ga bagus kan buat apa juga yaa. Tapi kalau kalian tipe orang yang suka film berbau-bau misteri dan action yang banyak pemain cowoknya, mungkin The Maze Runner bisa kalian tonton.

The Maze Runner sendiri merupakan film yang diadaptasi dari novel karangan James Dashner yang berjudul sama. Film berdurasi 113 menit ini bercerita tentang Thomas, yang menemukan dirinya ada di sebuah tempat bernama Glade yang dihuni sekelompok pemuda. Pada akhirnya Thomas akan tahu kalau pemuda-pemuda ini bertambah setiap bulannya, dan ada yang sudah tinggal di Glade 3 tahun lamanya karena mereka semua tidak tahu jalan keluar dari Glade. Sampai suatu hari, anak baru itu bukanlah seorang pemuda, melainkan seorang gadis. Hal ini membuat Thomas penasaran tentang banyak hal, dan dia pun mengajukan diri menjadi seorang runner, pelari, agar bisa mencari jalan keluar dari Glade.

Kelebihan pada film ini terletak pada adegan satu dengan adegan lainnya yang selalu membuat penasaran. Selain itu, akting para pemainnya yang bagus, membuat kita ikut merasakan apa yang mereka rasakan. Nggak bikin bosan dan ngangtuk deh, karena selama nonton film ini pasti kita ikut larut dalam alur cerita yang penuh misteri dan action. Film ini juga ga ada unsur romance nya, apalagi adegan ciuman yang biasanya ada di film-film luar negeri. Bener-bener keren! :D

Kekurangannya sih, menurutku ada di pembagian porsi karakternya. Aku agak bingung, tiba-tiba manggil aja "Hei A!" atau "Hei Z!" padahal mereka siapa yaa tadi ga dikenalin deh diawal '-'. Terus endingnya itu lho, agak membingungkan.

Walaupun begitu, film ini aku rekomendasikan deh buat ditonton. Silahkan tonton di bioskop terdekat (kalau masih ada). Kalau udah enggak ada, beli dvdnya aja yaa, hehehe :D

Selamat menonton! :)

Minggu, 26 Oktober 2014

Serem.

Assalamualaikum kalian semuaa! Ini postingan ke dua untuk hari ini. Hehehe ... Ga papa kan? Mumpung lagi seneng banget nge-blog, gak kaya biasanya yang males dan gak ada waktu. Dan kali ini, aku mau cerita tentang  kelas aku yang kemaren-kemaren internetan di kelas pas istirahat. Bukan untuk belajar, atau main games, atau bukan medsos, melainkan malah buka youtube dan nonton bareng atau sekedar dengerin lagu doang.

Kalau enggak dipakai buat nonton, ya dipakai buat nyari sumber tugas (baca: sumber jawaban pr yang belum dikerjain HAHA). Atau untuk yang Jurnalistik, buat nyari artikel. Semua kegiatan internetan itu disponsori penuh oleh modem fira yang emang udah dipaketin tiga bulan. Huahahaha ... Ketahuan banget ga modalnya.

Ya, gak semuanya di modalin Fira, kok. Buktinya laptopnya disposnsori laptop Adi. Lanjut!

Awalnya itu sebenarnya dimulai dari pelajaran Art ngebahas musik, terus Pak Hali nyeritai  lagu-lagu yang terkenal serem dan yang ngedengerinnya banyak yag bunuh diri. Salah satunya ... Gloomy Sunday. Dan pas istirahat, ikhwan pada niatan pengen ngedengerin. Ya udah ikutan denger, penasaran juga sih.

Ternyata gloomy sunday itu banyak versinya, dan semuanya menyeramkan, menurutku. Terus akhirnya setelah cari cari cari, ketemu deh versi aslinya. Kita dengerin musiknya yang versi liriknya. Satu kata, satu kesan untuk gloomy sunday: Menyeramkan. Itu menurutku, sih. Itu liriknya aduh ... bener-bener dah. Aku yang ngebaca sih alhamdulillah ga papa (?) tapi serem banget. Mana posisinya itu paling depan. Oh iya, yang nonton paling depan itu Adi (yang ngusulin ide dengerin gloomy sunday dan yang paling penasaran), Andin (yang penasaran tapi takutnya minta ampun), dan aku (yang paling sok berani sambil ngetawain yang lain yang pada pucat mukanya).

"Gila," kataku. "Serem banget ini. Pantas aja kalau ga kuat iman mah pada bunuh diri."
"Ih gila lah suaranya kaya melengking gitu, mana yang nyanyinya cewek, mana liriknya serem ..." komentar Andin ketakutan. "Serem banget! Lihat, telapak tangan aku sampai basah gini!"
"Ya tahun segitu mah emang lagi nge-trennya yang suara-suara kaya gitu lah Din," kata Daffa, disambut anggukan Rafi dan Adi.

Ditengah-tengah lagu, lagi serem-seremnya, Adi malah bilang kalau dia enggak terlalu takut, takutnya biasa aja. "Nadanya serem ..." komentar Adi. "Sayang saya ga ngerti liriknya jadi biasa aja."

Dan setelah diputar gloomy sundaynya, kita terdiam. Kemudian Rafi mengusulkan untuk nonton video sakaratul maut wasit pas pertandingan bola. Aku mana tahu kasus itu, tapi aku ikut-ikut saja. Yang udah keliatan rada-rada gimanaa gitu ya Daffa.

Akhirnya, kita ngeliat video wasit itu dan ternyata .. widih. Video selanjutnya, aku ngusulinnya trailler film Annabelle. Tapi Adi kaya ga mau gitu ... Dan akhirnya aku usulin video siksa kubur, adinya nurut. Si rafi setuju gitu tapi Daffa beneran ga setuju, eh taunya tetep nonton walau barisan belakang deket pintu. Mungkin dia berpikir kalau videonya serem dia bisa langsung buka pintu kelas dan lari terbirit-birit ke rumahnya (yang memang deket dari sekolah).

Dan akhirnya, video itu pun dimulai.

Sebenarnya, di menit-menit pertama itu biasa aja, tapi ketengah-tengahnya, backsoundnya makin serem dan ... apa ya? pokoknya makin serem lah. kalau mau tahu liat aja sendiri/?

Ke tengah-tengahnya makin serem ... dan .... AAAA!!! Satu kelas teriak.

Vina kabur. Rifa kabur. Rafi kabur. Daffa lari ke luar kelas. Sementara yang barisan paling depan tetap bertahan karena ketakutan mereka dikalahkan rasa penasaran yang tinggi.

"Aku ga bakal ninggalin shalat lagi .." Andin berkomentar. "Ibu ... Maafin aku banyak salah,"
"Tobattt! Insyaf ah insyaf insyaf!" teriak Rafi. "Aku tobat. Sekarang ga mau malas shalat lagi."
"Ahh udah ah kalian nonton aku ga berani liat lagi," Adi udah berdiri ngibrit kemana. Yang lain malah ngikutin sambil bilang "Aku juga aku juga" -_-

Akhirnya, nontonnya selesai. Tapi pembicaraan masih berlanjut sampai ke pelajaran IPS. Bu Ima juga malah ikut-ikutan cerita serem tentang rumah Bu Ima. Pas lagi serem-seremnya cerita ... Aku cuman ngedengerin doang. Kasihan sama Rafi sama Daffa yang mukanya paling pucat. Daffa yang biasanya ngelawak masih lemes gitu, diem doang. Rafi lebih parah lagi, waktu disuruh ngerjain tugas dia malah titiduran.

Dan ketika masih terbawa suasana seram ... Seorang perempuan datang mencari Daffa. Penampilannya berbalut baju panjang dan tubuhnya tinggi. Oh, itu ibunya Daffa ... Mau nitipin kunci rumah.

Eeeaaa.

Satu kelas keketawaan ngeliat tampang Daffa yang males-banget-mama-mah-gitu-meuni-ga-ngerti-aku-habis-ketakutan-gini. Dan mungkin gara-gara ketakutan, Seninnya dia ga masuk. Oh, ga masuk gara-gara sakit, bukan gara-gara hal-hal aneh yang dibicarakan satu kelas.

Nah ... Sekian dulu ya. Kebawa serem juga nih.

Header blog by me :D

Assalamualaikum ^^

Halo kalian semua, kali ini aku mau pamer dulu kalau aku udah agak bisa ngutak-ngatik tampilan blog #halah. Ya, kalau diutak-atik sendiri mau ga mau hasilnya ... Simple banget. Gak ada hiasan apa-apanya, dan ini gak pake blogskin, karena aku ga ngerti pake begituan HAHAHA. Engga deh, bukan ga ngerti, cuman malas aja gitu membuatnya, mendingan yang simpel-simpel ya ga? #halah.

Oh iya walaupun begitu, untuk header blognya aku bikin sendiri lho. Ya iyalah orang itu headernya simpel banget cuman pake gambar ditambahin tulisan jadi aja -_- wakwaw. Gambarnya aku ambil dari google images lagi. Jadi maaf banget kalau simpel dan hasilnya kurang memuaskan, tapi untuk aku sendiri sih memuaskan-memuaskan aja, menghargai usaha sendiri hehehe :D

Oh iya ... kapan-kapan aku bikin tutorial cara buat header untuk blog, deh! Tapi ... yang simpel. Muehehehe. Walaupun simpel, tapi Insya Allah aku kasih tutorialnya sedetail mungkin, biar kalian paham :D

Iyaaa, itu juga kalau sempet bikin tutorialnya sih. Kapan sempetnya? Hhhh, kan tadi udah disebutin, ya kapan-kapan. :v Just kidding! Bercanda doang, kok. Aku lagi liburan nih, long weekend ... 3 hari -_-. Jadi kayanya sempet deh bikin tutorialnya. Insya Allah, liat besok-besok yaa.

Oh iya, ini ada beberapa header blog sangat-super-simpel sekali yang aku buat sendiri. Kalau mau dipakai atau diambil atau di save ya boleh-boleh aja kok, free! Gambarnya ada yang dari google, ada yang dari blognya Kak Salsa. Silahkan header blognya :







Nah itu adalah beberapa header blog yang aku buat. Simpel banget yaaa~ Hehehe, maaf kalau jelek. Kalau mau di save boleh aja. Kalau mau dijadiin yang lain (bukan buat header blog) juga gapapa. Semoga suka yaa :D

Sekian dulu postingan kali ini ^^