Aku berjalan dengan tergesa-gesa dengan mata berbinar. Ada sesuatu yang harus segera kuceritakan pada Savana, sesuatu yang menggembirakan. Sudah lama aku ingin memberitahunya tentang hal ini, namun aku putuskan untuk memberitahunya sekarang karena hal ini sudah mencapai puncaknya.
Aku menemukannya sedang asyik membaca buku, Unfinished War. Ia memang senang membaca buku-buku tebal bergenre semacam itu (begitulah biasanya aku menyebutnya). Aku langsung memanggilnya dengan riang.
"Savana! Savana!"
Perempuan berkerudung putih itu langsung melihat ke arahku. Aku kira, dia akan menyambutku dengan wajah cerianya. Namun, kali ini ada yang berbeda dari wajahnya.
"Apa, Fik?"
Aku langsung duduk disebelahnya.
"Kau tahu, sudah lama aku menyukai seseorang ..." aku mulai bercerita.
Wajahnya terlihat tambah aneh. Seperti lesu.
"Kau tahu? Dia juga menyukai ..."
"Aku tahu, Fik. Aku tahu," katanya lemah. Tatapan matanya kosong. Dia tidak memandangku sama sekali.
"Hei, Savana! Ada apa? Apa kau sakit?"
"Masih mencemaskanku? Kau sudah punya wanita lain, kan? Aku turut bahagia mendengarnya Fik. Itu berita yang sangat bagus, aku senang. Wanita itu adalah wanita baik-baik. Berbahagialah dengannya. Jangan cemaskan aku lagi, ya! Wanitamu akan cemburu padaku, lho!" katanya panjang lebar, dan kemudian tersenyum. Dia membereskan buku-bukunya, lalu berdiri membelakangiku.
"Seharusnya aku sudah tahu kalau aku ini hanya sebatas teman biasa, kan?" katanya pelan, lalu tertawa keras. "Ada yang lebih baik." tatapan matanya menuju pada seseorang.
Aku memandangnya dalam diam, tidak percaya.
Jadi selama ini?
"Savana, kau, aku, ehh, berbohong, maaf, tapi-"
"Semoga bahagia, Fik, Aku ada jika kau membutuhkanku." katanya. "Diantara buku-buku tebal bergenre semacam-itu. Sampai jumpa, Fik!" dia berlari sambil tertawa.
Namun air matanya terlihat jelas sedang ditahannya.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hai hai hai, gimana flash fictionnya? Gaje? YAIYA DONG HAHAHHA NAMANYA JUGA NGASAL. Lagi kepengen posting di blog tapi pengen posting cerita, karena males mikir jadinya bikin flash fiction deh :D. Mohon kritik dan sarannya yaa, kalau aneh maaf, sesuai yang bikin sih #eh.
(Karena sekian sudah terlalu mainstream)
SEKAIN, YAA!






